Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Tampilkan postingan dengan label Jejak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jejak. Tampilkan semua postingan

2013/07/13

Injure Time

Hari ke lima puasa 1434 H.
Semalam tidur sudah jam 00.00 lewat. Sebenarnya, kira-kira jam sepuluh malam, sepulang shalat tarawih, aku sudah ngantuk, namun mata belum terpejam juga hingga lewat jam 00.00. Aku kepikiran dengan salah satu posting TS di grup, gawat juga jika harus sempat bayar uang kuliah lagi.
Meski demikian, aku tetap tertidur, setelah membalas pesan dari teman yang galau juga dan setelah lampu ku matikan. Lelap.
"Din.. din... Bangun... tak sahur kau". Tiba-tiba aku terjaga karena suara itu.
"Udah imsak ini, kenapa alarm kau tak hidup" sambungnya lagi.
Rupanya abang ku sudah duluan bangun, tapi bangunnya telat. Setelah membangunkan aku, dia kembali lagi ke kamarnya. Rupanya dia juga belum sahur.
Aku masih terduduk bingung. Ku dengar, di Masjid masih ada suara mengaji, berarti belum azan fikirku.
Kucari HP ku untuk memastikan sudah jam berapa. Ku dapatkan HP sudah di bawah bantalku.
Pantas saja alarm tidak berbunyi. Kutemukan HP dalam keadaan panas sekali, bahkan layarnya merah, dan baru kali ini aku lihat layar HP ku ini semerah itu.

2013/07/11

Review Sekilas Perjalanan

Merantau, meninggalkan kampung halaman, demi memperoleh pendidikan yang lebih baik, itulah cita-cita orang tua kami, kepada delapan anaknya ini.
Alhamdulillah, sungguh sebuah pola fikir yang sangat jauh ke depan, dibanding dengan pendidikan kedua orang tua kami yang masih dibelakang, hanya bisa mengecap pendidikan sekolah dasar saja. Sementara, kami anak-anaknya Alhamdulillah pendidikannya minimal sudah di atas mereka. Ada yang sudah sarjana, diploma, SMA, dan aku saat ini Insyaallah akan meluluskan pendidikan profesi apoteker.
Ada sebenarnya cita-cita ingin memasuki pesantren ketika lulus sekolah dasar dulu. Namun, masa itu kondisi perekonomian yang hancur karena krisis moneter, membuat aku harus mengurungkan niat tersebut, aku hanya bisa masuk sekolah tsanawiyah yang ada di kampung. Rela atau tidak rela, harus diterima, karena bagiku yang penting sekolah ku lanjut.
Banyak sebenarnya prinsip hidup, yang menjadi modal dasar hingga saat ini yang ku peroleh dari tsanawiyah itu. Banyak nasehat yang terus ku ingat dari kepala sekolah kami dahulu. Terimakasih yang tiada tara ku ucapkan untuk beliau, semoga beliau diberikan keberkahan oleh Allah swt.

2013/07/09

Ramadhan Telah Tiba Lagi

Hari ini 10 Juli 2013 (1 Ramadhan 1434 H), aktivitas kewajiban tahunan ummat muslim puasa Ramadhan tiba lagi. Alhamdulillah, masih bertemu dengan bulan ini, dalam suasana keluarga yang masih seperti dahulu, meski pun tak bisa pulang kampung di awal Ramadhan ini.
Tadi malam aktivitas shalat tarawih sudah di mulai, seperti tahun yang lalu, tetap sholat di Masjid Baiturrahman, Menteng VII. Hanya saja, tadi malam ke mesjid sendiri, karena adik dan abang masih pulkam, karena bisa libur.
Suasana malam yang berbeda dengan malam-malam di luar Ramadhan. Masjid menjadi penuh, bapak-bapak, ibuk-ibuk, anak muda-mudi, dan anak-anak ramai memenuhi masjid untuk melakukan shalat tarawih dan witir. Setelah selesai shalat tarawih dan witir, terdengar lantunan Al-Qur'an dari beberapa masjid sekitaran rumah.
Alhamdulillah, kondisi tubuh masih sehat, dan dapat melakukan ibadah ini. Ibadah yang akan meningkatkan fungsi hati dalam mengubah glukagon menjadi glukosa, ibadah yang menjadi penangkal penyakit degeneratif diabetes melitus.

2013/07/01

Serum Darah Bagian I


Malam-malam, jam sudah cenderung menunjukkan pagi, namun aku bersama peneliti lain harus berburu darah malam ini.

Malam ini harus dapat, jika tidak tidak ada lagi media sumsum femur mencit ini, dengan terpaksa dan harus menggunakan alternatif lain, menggunakan NaCl fisiologis, namun susah sekali, sel-sel lebih banyak yang lisis, waktu orientasi.

Untung saja. Masih ada sisa peneliti sebelumnya.

Dinginnya malam, kami tempuh, menggunakan kereta, aku bersama peneliti lainnya.

Baru pertama kali aku melewati jalan ini, dan melakukan perjalanan seperti ini, bertarung dengan kejamnya angin pagi.

Malam menjelang pagi ini, kami berharap akan berhasil mendapat serum darah tanpa lisis. Dengan semangat, pada jam yang sudah ditentukan teman peneliti datang menjemput aku. 

Kami singgah, di tempat penjual makanan yang masih ramai pengunjungnya, untuk membeli es kristal untuk pendingin vakum tube penampung darah nantinya. 
Saat di penjualan, tiba-tiba kami bertemu dengan peneliti lainnya, dan peneliti tersebut memilih untuk ikut bergabung dengan kami. Paling tidak, menjadi bertambah teman tim kami, karena hanya aku sendiri laki-laki dalam tim ini, kini menjadi sua orang.

2013/04/09

Ketika Massa yang Menghajar

Gang tempat kontrakan kami sore ini tiba-tiba heboh karena ada dua orang pencuri gagal melakukan aksinya dan berhasil ditangkap massa.

Sore ini aku duduk di ruangan ku sambil menjahit lengan baju ku yang robek menggunakan jarum tangan. Di ruangan sebelah abang ku menonton televisi.
Sembari aku menjahit pakaianku, tiba-tiba abang ku berteriak "maling,maling".
Lantas aku langsung bergegas ke ruangan sebelah dan melihat ke luar dari pintu yang terbuka di lantai dua.
Ada seorang yang berlumuran lumpur hitam terlihat sambil berlari-lari di rawa-rawa yang semak di belakang kontrakan kami.

Dalam sekejap gang-gang depan rumah kontrakan kami telah dipenuhi warga, karena teriakan menyatakan ada maling terus bergulir sambung menyambung.
Pencuri tersebut pun harus pasrah, karena tidak ada celah lagi untuk melarikan diri.
Massa semakin ramai, persis di sebelah kanan depan kontrakan kami dua orang pencuri tersebut telah tertangkap. Aku hanya mengamati dari lantai dua.

2013/03/24

Diskusi dengan Pembimbing PKP

Sangat ingin menulis, tapi tak ada inspirasi untuk menulis.
Ohhh... baru ingat. sebelum mata terlelap, dan semakin memori itu menghilang dari fikiran, sebaiknya ku tuliskan saja beberapa hasil diskusi dengan BM KF apotek Medan yang dapat ku ambil dan masih ku ingat.
Ini, kali kedua diskusi, tetap telat seperti diskusi yang pertama. Siapa yang telat?? Ya. Kamilah orang yang telat yang tidak disiplin waktu. Awal diskusi pun kami juga telat, dan pak BM saat itu langsung mengingatkan kami agar tepat waktu, karena beliau tidak suka dengan yang tidak disiplin.

Saat memasuki ruangan beliau, kami hanya memasang muka.bersalah, karena kami menyadari bahwa kami sudah telat,bahkan sudah lebih 30 menit, karena jam yqng kulihat di dinding ruangan beliau saat kami mulai duduk di kursi yang telah disediakan, jam sudah menunjukkan jam 1.45 siang.
Kali ini, beliau masih mengingatkan kepada kami kembali, agar benar-benar disiplin waktu.
Diskusi dimulai dari penyerahan logbook yang sudah ditandatangani oleh beliau. Lagi-lagi kena tegur, ada diantara kami yang tidak membuat nama pada logbook, termasuk aku, hehehehe...

2013/03/15

Hampir Saja Jadi Korban si TUTI

Berikut nomor HP dokter spesialis saraf yang diberikannya 0821 6523 9990 dan 0852 7062 7994.

Pengalaman ini sebetulnya ingin langsung ku tulis kemarin saat sampai di rumah, tapi karena badan sudah capek, ku langsung tertidur, jadinya sekarang baru sempat menulisnya. Sengaja aku berbagi pengalaman ini, agar siapa pun yang membaca tulisan ini menjadi waspada dengan modus penipuan yang beragam saat ini.

Tanggal 14 Maret 2013, PKP di KF 27 dapat shift sore, maka keluarnya jam 10 malam.

Biasanya kalau pulang PKP malam aku tak pernah berjalan melalu jalur ini (Palang Merah-Putri Hijau). Jalur yang pernah aku jalani berjalan malam sendiri (Palang Merah-Sisinga Mangaraja/Makam Pahlawan).

2013/03/11

Beginilah,

Hari-hari ku hidup di kota ini bisa dikatakan sangat bergantung pada angkutan umum ini untuk bisa bergerak ke kampus, tempat magang, atau tempat lainnya, karena ane belum sanggup membeli kenderaan sendiri. Dalam sehari bisa menghabiskan waktu 1 sampai 2 jam di angkot, untuk betangkat pergi dan pulng dari kampus, tempat magang maupun rumah sakit. Ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari hidup beberapa jam di angkutan umum ini. 

Kebanyakan diantra kita cenderung lebih mementingkan diri sendiri 
Faktanya seperti ini. Coba Anda jawab dengan jujur, seandainya saat menaiki angkot, dan tempat duduknya masih kosong, artimya Anda afalah penumpang pertama angkot tersebut, dimanakah anda akan duduk? Berdasarkan hasil pengamatan ku, kebanyakan orang-orang akan duduk persis di dekat pintu, bukan mengisi tempat duuk sebelah belakang. Apakah anda demikian? Ini merupakan salah satu indikator yang mencerminkan keseharian hidup seseorang yang cenderung untuk mementingkan diri sendiri. Seandainya dia duduk langsung kr brlakang, tentu penumpang lain tidak akan susah untuk masuk mengisi tempat duuk yang dibelakang. Dia, hanya memikirkan agar gampang saat naik dan turun untuk dirinya sendiri.

2013/02/09

Dinamika Momentum dan Energi Kehidupan

Hmmmm....!!
Lama sudah lagi blog ini terlantar. Knpa, ntah yang punya sedang sibuk belajar? Nggak juga. Gak ada ide, gak juga. Ya, karena memang terlantar ajalah kali.. hahha...

Ntah kenapa? Ide sesuatu apa lah itu, seringnya terlintas dalam fikiran saat misal sedang di angkot, sedang mandi, sedang berjalan. Namun, saat memang direncanakan atau disengajakan waktu khusus untuk memikirkan sesuatu justru malah ide tu gak melintas. Dasar manusia aneh. Hahhaha....

Teringat ku teringat, pada janjimu ku teringat. Salah oiii...!! hahhaha...

Iya, tadi pas di jalan mau ke kampus untuk pengarahan PKP persis setelah angkot melintasi persimpangan yang ada swalayan dekat jalan Arif Rahman Hakim, tiba-tiba ada sesuatu terlintas dalam fikiran ku.

Apakah itu???
Ntah kenapa, aku pun gak tau, tiba-tiba saja teringat dengan pelajaran fisika SMA, kalau nggak salah ingat aku, judul besar dari materi pelajaran ini yaitu mengenai Dinamika Gerak. Dan ini juga yang membuat aku teringat akan sejarah, yaitu dijatuhkannya bom atom yang ukurannya tak seberapa namun mampu menghancurkan satu kota di Jepang.

Ni dia dua rumus yang menjadi pelajaran yang terlintas dalam fikiran pas di angkot tadi:

2012/07/05

Ketika...

Hari ini aku pergi ke kampus dengan niat untuk memberikan formulir pendaftaran apoteker yang aku beli seharga 600 ribu hari sabtu kemarin. Ini tuk kali ketiganya aku menyerahkannya, pertama dan kedua kemarin petugasnya sibuk katanya. 


Sebelumnya, dari rumah aku sudah menyiapkan berkas-berkas yang harus dilengkapi yang tertulis pada formulir. Dan aku merasa tidak ada yang tertinggal lagi. 




Sampai di kampus, jam sudah menunjukkan jam tengah dua belas. Aku langsung menuju bagian akademik untuk menemui petugas dan akan menyerahkan berkasku. 



Sesampai di bagian akademik, tak terlihat olehku petugas yang aku cari, aku tanya petugas lain, yang kucari katanya rapat ke biro rektor. 

2012/05/14

Untuk yang kedua kalinya

Hmmmm....!!
Hari ini benar-benar meletihkan karena semalam tidurnya hanya dua jam saja mungkin.

Deadline. Informasi yang serba tidak jelas dan datangnya tanpa ada kabar terlebih dahulu, tak taulah aku, bginilah mungkin birokrasi negeri ku.. :)

Tak usah membahas mengenai itu ah, aku cuma mau nyampaikan kejadian yang sudah terjadi dua kali, yang pertama kira-kira empat tahun yang lalu, ketika masih semester satu dan baru masuk kuliah di farmasi. :)

Cukup jauh memang perjalanan dari menteng vii ke dr mansur letak kampus ku, namun, dulu, semester satu, baru masuk kuliah, harus ikut ngekos dengan abang yang kuliah di PTKI masa itu, untung waktu semester satu dlu belum keluar peraturan masuk kuliah jam pertama itu jam 7 alias masih jam 8.

2012/03/10

Ujian s2 yang dapat B+

Sungguh tiada ku sangka dan tiada ku duga. Bagaimana tidak ujian hancur-hancuran, ehmmm... nilainya A?? :) Begitulah jika Allah berkehendak.:)


Begini ceritanya..!!! Mau tahu gak?? Gak usah lah ya aku ceritakan! hehhehe..
Oke deh, aku ceritakan aja deh, daripada gak ada yang mau aku ceritakan. Tap jangan cerita sama siapa-siapa ya kalo dah baca ini, nanti ketahuan... hehhehehhe....

Kunjungi Juga