Hari ke lima puasa 1434 H.
Semalam tidur sudah jam 00.00 lewat. Sebenarnya, kira-kira jam sepuluh malam, sepulang shalat tarawih, aku sudah ngantuk, namun mata belum terpejam juga hingga lewat jam 00.00. Aku kepikiran dengan salah satu posting TS di grup, gawat juga jika harus sempat bayar uang kuliah lagi.
Meski demikian, aku tetap tertidur, setelah membalas pesan dari teman yang galau juga dan setelah lampu ku matikan. Lelap.
"Din.. din... Bangun... tak sahur kau". Tiba-tiba aku terjaga karena suara itu.
"Udah imsak ini, kenapa alarm kau tak hidup" sambungnya lagi.
Rupanya abang ku sudah duluan bangun, tapi bangunnya telat. Setelah membangunkan aku, dia kembali lagi ke kamarnya. Rupanya dia juga belum sahur.
Aku masih terduduk bingung. Ku dengar, di Masjid masih ada suara mengaji, berarti belum azan fikirku.
Kucari HP ku untuk memastikan sudah jam berapa. Ku dapatkan HP sudah di bawah bantalku.
Pantas saja alarm tidak berbunyi. Kutemukan HP dalam keadaan panas sekali, bahkan layarnya merah, dan baru kali ini aku lihat layar HP ku ini semerah itu.